Pengenalan Dokter Hewan Sebagai Profesi Penting Bagi Kesehatan Hewan, Manusia Dan Lingkungan Kepada Anak-Anak

Minggu, 20 September 2020  telah dilaksanakan pengabdian masyarakat oleh drh. Nofan Rickyawan, M.Sc kepada siswa dan orang tua TK Aisyiyah Bustanuf Athfal 36 Kota Malang. Kegiatan ini awalnya direncanakan dilaksanakan secara tatap muka di Sekolah, akan tetapi karena pandemi COVID-19 menyebabkan kegiatan harus dilaksanakan secara daring. Program  Pengabdian kepada masyarakat DPP/SPP Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya tahun 2020 ini dilaksanakan oleh drh. Nofan Rickyawan, M.Sc. Tema yang diangkat terkait dengan profesi dokter hewan yang masih banyak orang belum mengetahui peran dan fungsi nya di dalam kehidupan masyarakat. Dokter hewan adalah orang yang memiliki profesi di bidang kedokteran hewan dan dapat menyelenggarakan kegiatan di bidang kesehatan hewan (PP No. 3 Tahun 2017). Menurut OIE (Office International des Epizootis) terdapat 33 bidang pekerjaan yang dapat digeluti oleh dokter hewan beberapa diantaranya adalah teknologi pangan, perlindungan konsumen, laboratorium, lembaga konservasi, penyakit zoonosis (menular hewan-manusia atau sebaliknya), praktisi, pengajar dsb. Oleh karena itu, tanpa peran dokter hewan, maka kualitas kesehatan hewan, manusia dan lingkungan menjadi tidak maksimal.

Tujuan kegiatan ini mengenalkan profesi dokter hewan kepada anak-anak supaya lebih mengenal profesi ini sejak dini, sehingga harapannya anak-anak terinspirasi untuk dapat bercita-cita sebagai dokter hewan dan orang tua juga mengerti dan memahamai bahwa profesi ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan siswa tentang berbagai jenis hewan yang sering ditangani oleh dokter hewan. Cara perawatan hewan, bagaimana cara berinteraksi dengan hewan dan bagaiaman cara dokter hewan mengobati hewan juga dijelaskan.

Demi mendukung anak-anak agar lebih mengenal dan dapat gambaran sosok dokter hewan, pada kesempatan ini drh. Nofan Rickyawan juga memberikan bantuan kepada siswa melalui pihak sekolah berupa wahana peraga pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar khussunya untuk lebih mengenal dokter hewan dan bebagai jenis hewan. Sambutan positif dan apresiasi disampaikan oleh Kepala Sekolah TK ABA 36 Ibu Zahra Ramadhany Hidayat, S.Si., M.Sc. Harapannya kegiatan sejenis dapat dilaksanakan kembali terutama secara tatap muka agar siswa lebih senang, dan antusias karena dapat berinteraksi langsung dengan dokter hewan dan hewannya (Editor : SKR/FKH UB).