Mahasiswa FKH UB Turut Bergabung dalam KKN Bangun Desa 2020 di Malang Raya

Malang, 17 Januari 2021. Mahasiswa FKH UB melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bangun Desa di Malang Raya. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan untuk menyongsong percepatan pemulihan ekonomi dan pandemi COVID-19 di pedesaan. Program kegiatan disusun berdasarkan SDG’s Desa yang telah diluncurkan oleh Kemendesa PDDT sebagai solusi untuk mewujudkan pembangunan nasional berkelanjutan. KKN Bangun Desa memberikan kesempatan bagi mahasiswa daerah untuk berkontribusi dalam implementasi SGD’s Desa di daerah masing-masing. Kegiatan ini sifatnya tidak wajib dan mekanismenya terbuka untuk seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya yang bersedia mendaftarkan diri. Program KKN Bangun Desa UB ini telah berjalan setiap tahun dan melibatkan mahasiswa dan dosen di seluruh fakultas.

Lokasi KKN Bangun Desa tahun 2021 terbagi menjadi 7 lokasi desa yang berada di wilayah Malang Raya dan juga berada di lokasi domisili mahasiswa yang mendaftar. Salah satu desa yang menjadi lokasi KKN adalah Desa Tambakasri Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Jumlah mahasiswa FKH yang terlibat adalah 32 mahasiswa yang tersebar di 7 kelompok dan didampingi oleh Dosen Pembimbing yaitu drh. Dodik Prasetyo, M.Vet dan drh. Yudit Oktanella, M.Si. Waktu pelaksanaan KKN Bangun Desa ini dimulai dari tanggal 15 Januari – 20 Februari 2021.

Program kegiatan KKN Bangun Desa yang dilakukan sangat beragam diantaranya melakukan pemetaan potensi dan sumber daya menuju desa berdaya, adaptasi kebiasaan baru menuju desa aman COVID-19, Penguatan ketahanan pangan dan desa wisata menuju desa sejahtera, pengembangan desa inklusif menuju desa bermartabat, penguatan lembaga ekonomi masyarakat menuju desa mandiri. Selama berlangsungnya kegiatan KKN tampak sambutan warga desa sangat baik dan antusias mengikuti seluruh program yang digagas oleh mahasiswa.

Mengingat kondisi saat ini yang masih terjadi pandemi COVID-19 maka protokol kesehatan yang ketat harus tetap dilaksanakan. Oleh karena itu, selama pelaksanaan kegiatan untuk mahasiswa diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan. Selain itu, seluruh pelaksanaan kegiatan juga telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pemerintah. Disamping itu pula mahasiswa juga mengedukasi masyarakat untuk menggunakan masker dan mentaati protokol kesehatan. (SKR/FKH)