Kerjasama FKH UB dan BKSDA Jawa Timur.

Malang, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur melakukan kunjungan ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (05 April 2022). Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh drh. Dyah Ayu Oktavianie AP., M. Biotech, selaku dekan FKH UB beserta jajarannya. Tujuan dari adanya kunjungan ini adalah untuk mendiskusikan terkait penjajagan kerjasama yang nantinya dapat dilakukan antara FKH UB dan BKSDA Jawa Timur, serta diikuti pula oleh penyerahan opsetan beberapa satwa liar dari BKSDA Jatim pada FKH UB. Opsetan yang diserahkan antara lain harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), macan dahan (Neofelis nebulosa), beruang madu (Helarctos malayamus), dan cenderawasih (Paradisea sp). Hal ini tentu merupakan sesuatu yang sangat berharga guba menunjang pembelajaran di FKH UB. Lebih lanjut, adapun beberapa poin penting terkait dengan penjajagan kerjasama yang mungkin untuk dilakukan dua belah pihak adalah sebagai berikut:

 

  1. Peluang untuk melakukan konservasi tumbuhan secara insitu guna mengetahui potensi pendataan wabah penyakit African Swine Fever (ASF), terkait dengan banyaknya kasus kematian babi, sehingga hal ini perlu untuk mendapatkan uluran tangan.
  2. Peluang untuk melakukan konservasi eksitu, dengan mengawasi pegerakan satwa liar dari satu wilayah ke wilayah yang lain di seluruh kabupaten di Jawa Timur.
  3. Pengawasan terhadap peredaran satwa liar yang illegal atau tidak dilengkapi dengan ijin
  4. Memastikan bahwa peredaran satwa liar dalam keaadan selamat dan dipastikan tidak ada persebaran penyakit, sehingga satwa liar perlu melalui kandang transit terlebih dahulu sebelum sampai tempat tujuan, dimana dalam hal ini sangat dibutuhkan peran dokter hewan.
  5. BKSDA membutuhkan pendukung dari FKH UB untuk beberapa kegiatan, misalnya nekropsi dan kastrasi
  6. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya turut membantu dalam rehabilitasi monyet ekor panjang dengan cara disterilisasi
  7. BKSDA dapat memberikan bantuan pada FKH UB berupa opsetan hewan dan juga penelitian di kandang karena banyaknya jenis satwa liar yang ada
  8. Hewan yang telah mati di lingkungan BKSDA Jatim dapat dipergunakan untuk penelitian dan aktivitas akademik
  9. Hasil riset dengan BKSDA dimungkinkan diplikasikan
  10. BKSDA bersedia untuk menjadi narasumber mata kuliah satwa liar pada program studi S1 Kedokteran Hewan
  11. BKSDA bersedia menerima mahasiswa PPDH rotasi pilihan kesehatan satwa liar dan konservasi