Ditulis pada tanggal 4 September 2017, oleh admin, pada kategori Berita

Dalam upaya pemantauan dan pengamanan penyembelihan hewan qurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 2017/1438H, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya mendapat kepercayaan untuk bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang dan Dinas Pertanian Kota Batu untuk membantu dalam pemeriksaan daging dan hewan qurban di Wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang secara rutin dilakukan setiap perayaan Hari Raya Idul Qurban. Pada pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Daging Qurban tahun ini, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya menerjunkan 32 Dosen dan 472 mahasiswa yang bersama-sama dengan Dokter Hewan dari Dinas terkait melakukan pemeriksaan di 5 Kecamatan di Kota Malang dan 3 Kecamatan di Kota Batu. Pemeriksaan Kesehatan Hewan Qurban di Kota Malang dilaksanakan di Kecamatan Klojen, Kecamatan Blimbing, Kecamatan Kedungkandang, Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Sukun, serta di Polresta Malang Kota. Sementara di Kota Batu dilaksanakan di Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Junrejo. Kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan qurban tersebut dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 31 Agustus 2017 sampai tanggal 2 September 2017, yang meliputi pemeriksaan Antemortem dan Postmortem.
Sebelum kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan qurban, dilakukan kegiatan Pembekalan Persiapan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Qurban yang diikuti oleh seluruh mahasiswa yang akan bertugas. Dalam Pembekalan tersebut disampaikan materi-materi terkait tata cara pemeriksaan antemortem hewan sebelum disembelih yang disampaikan oleh drh. Dodik Prasetyo, M.Vet, metode penyembelihan hewan yang berprinsip pada aspek Kesrawan yang disampaikan oleh drh. Mira Fatmawati, M.Si dan Perubahan-perubahan patologis pada pemeriksaan postmortem yang disampaikan oleh drh. Fajar Shodiq Permata, M.Biotech.

Pembekalan dari drh. Mira Fatmawati dan drh. Dodik PrasetyoPembekalan Pemeriksaan Antemortem dan Postmortem oleh drh. Mira Fatmawati, M.Si dan drh. Dodik Prasetyo, M.Vet

Kegiatan Pemeriksaan Antemortem hewan qurban dimulai pada tanggal 31 September 2017, yang ditandai dengan Upacara Pelepasan Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya. Dalam upacara yang dipimpin oleh Dr. drh. Masdiana C. Padaga selaku Narasumber tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kota Batu dan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang.

upacara pelepasan (1)
upacara pelepasan oleh Dr. drh. Masdiana C. PadagaUpacara Pelepasan Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban di FKH-UB

Pemeriksaan Antemortem dilakukan sebelum proses penyembelihan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan hewan ternak untuk disembelih. Dengan pemeriksaan antemortem dapat diketahui apakah hewan ternak yang akan dipotong menunjukkan penyakit atau kelainan yang dapat mempengaruhi mutu daging (kualitas, kelayakan dan keamanan daging). Beberapa penyakit dan kelainan yang ditemukan pada pemeriksaan antemortem hewan qurban di wilayah kota Malang antara lain otitis, rhinitis, dan beberapa hewan ternak yang belum poel.

pemeriksaan antemortem oleh drh. Ahmad Fauzi di polresta malang
tim pemeriksa bersama kapolresta malangTim Pemeriksa Hewan Qurban FKH UB bersama Kapolresta Malang Kota dan jajaranannya sebelum pemeriksaan antemortem oleh drh. Ahmad Fauzi di Polresta Malang Kota

tim pemeriksa bersama dinas dan wali kota batuTim Pemeriksa Hewan Qurban yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa FKH-UB bersama Dinas berfoto bersama Wali kota Batu sebelum bertugas melakukan pemeriksaan

pemeriksaan antemortem di batu
tim pemeriksa bersama wakil walikota batuTim Pemeriksa Hewan Qurban setelah Pemeriksaan Antemortem bersama Wakil Walikota Batu

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Qurban pada tahun ini dilakukan di lebih dari 90 lokasi Masjid di Kota Malang. Sedangkan di wilayah Kota Batu penyembelihan hewan qurban dilakukan pada 30 Masjid. Pemeriksaan postmortem dilakukan setelah hewan disembelih meliputi pemeriksaan pada organ-organ dalam, meliputi jantung, paru-paru, limpa, hati dan usus. Pemeriksaan juga dilakukan pada jaringan otot, limfoglandula, dan kuku. Hasil pemeriksaan postmortem yang dilakukan, ditemukan adanya Fasciolosis pada beberapa hati hewan qurban. Berdasarkan hasil pemeriksaan postmortem tersebut dapat diputuskan apakah daging hewan qurban tersebut layak untuk dikonsumsi atau harus diafkir.

pemeriksaan postmortem oleh calon dokter hewan FKH UBPemeriksaan postmortem yang dilakukan oleh calon Dokter Hewan dari FKH UB