Ditulis pada tanggal 30 May 2019, oleh admin, pada kategori Berita

Resistensi antimikroba (AMR) adalah masalah kesehatan global . WHO (2014) melaporkan bahwa AMR merupakan ancaman serius di seluruh dunia terhadap kesehatan masyarakat. Resistensi antimikroba adalah masalah yang kompleks, multidimensial dan multifaktoral. Dalam perkembangannya, prevalensi resistensi antimikroba meningkat dan penyebabnya tidak hanya berasal dari penggunaan antibiotik pada manusia , tetapi juga penggunaan antibiotik di sektor lain seperti pertanian, peternakan, perikanan dan industri makanan yang tidak terkontrol. Oleh karena itu , kerja sama lintas sektor yang didukung oleh regulasi dan pedoman diperlukan untuk menghambat resistensi antimikroba. Indonesia memiliki National Action Plan 2017-2019 dengan konsep Onehealth untuk manajemen resistensi antimikroba lintas sektoral.
Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Tri Hesty Widyastoeti Marwotosoeko, Sp.M, dalam pidatonya mewaikili Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementrian Kesehatan menyampaikan “ Resistensi antimikroba telah ditemukan di semua wilayah di dunia. Memerangi ancaman resitensi antimikroba merupakan prioritas kesehatan yang memerlukan pendekatan global kolaboratif lintas sektor untuk mendeteksi, mencegah, dan menangani ancaman ini”.
dr. Hari Paraton, SpOg selaku Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba Kementerian Kesehatan menambahkan lebih lanjut, “Mengontrol AMR bukan hanya kewajiban suatu negara, akan tetapi sudah menjadi tanggung jawab global” Dia juga menjelaskan bahwa bahaya AMR adalah masalah kesehatan global dengan angka kematian dan dampak ekonomi yang tinggi.
Pertemuan penyusunan NAP 2020-2024 berlangsung pada tanggal 27-28 Mei 2019 di Jakarta. Tema pertemuan ini “Stakeholder Consultation Workshop On Development Of National Action Plan On AMR 2020-2024” yang dihadiri perwakilan dari sebelas kementrian, organisasi profesi, media, lembaga terkait, sektor swasta, mitra pembangunan, akademisi dan perusahaan obat. Tujuan dalam pertemuan ini adalah untuk mengembangkan penyusunan NAP AMR 2020-2024 secara komprehensif dan dapat merumuskan goal, tujuan, stategi, objektif yang direncanakan dari setiap sektor pada NAP yang baru. NAP AMR 2020-2024 akan menjadi referensi dalam penyusunan Renstra setiap Kementrian.