KKN Pengabdian Masyarakat Pengenalan Metode Pemeriksaan Viabilitas Sperma Sapi di SMA Brawijaya Smart School

Seluruh kegiatan KKN inisiatif pengabdian masyarakat “Pemeriksaan Kualitas Sperma Sapi dengan Metode Sederhana di Sekolah Menengah Atas Brawijaya Smart School” oleh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya telah dilaksanakan pada Rabu, 21 Februari 2024, oleh 4 mahasiswa FKH UB Bersama dengan 5 student inbound dari Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Kegiatan KKN pengabdian masyrakat ini dibimbiing oleh drh. Gretania Residiwati, Ph.D., drh. Habib Syaiful Arif Tuska, M.Si., serta dibantu drh. Dimas Kuncoro dengan tujuan memperkenalkan metode pemeriksaan kualitas sperma sapi kepada siswa sekolah tingkat menengah atas. Aspek ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya mengetahui cara pemeriksaan sperma yang dapat diimplementasikan untuk menjaga kesehatan reproduksi sapi bagi keberlanjutan produksi dan kesejahteraan peternakan. Kegiatan terbagi menjadi dua sesi, yaitu penyampain materi dan hands on. Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa Inggris untuk mendukung proses pembelajaran di SMA Brawijaya Smart School.

Pada awalnya, materi pengenalan hewan diberikan kepada siswa sebagai landasan untuk memahami konteks pengujian sperma sapi. Sesi materi dilaksanakan secara interaktif dan menyenangkan dengan memberikan pertanyaan dan reward kepada siswa. Kehadiran student inbound dari Universiti Malaysia Kelantan (UMK) turut mendukung kelancaran kegiatan. Pada akhir sesi materi dilanjutkan dengan pembagian smart book interaktif yang dirancang khusus untuk memudahkan pemahaman siswa terhadap teori dan prosedur yang dipelajari.

Metode pemeriksaan kualitas sperma yang disampaikan kepada siswa salah satunya terfokus pada viabilitas sperma, yang merupakan indikator vitalitas dan kemampuan sperma untuk melakukan pembuahan. Pada sesi hands on, siswa diajak untuk membuat preparat ulas tipis dengan menggunakan pewarnaan eosin-negrosin, yang hasilnya diamati melalui mikroskop. Sperma yang masih hidup akan tetap tidak terwarnai, sementara yang tidak hidup akan berwarna merah keunguan.

Pelaksanaan hands on dibantu dan diawasi oleh seluruh mahasiswa dan instruktor yang terlibat dalam kegiatan KKN. Hal ini mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Hasil pemeriksaan sperma sapi yang didapatkan oleh setiap kelompok siswa dituliskan pada lembar worksheet yang telah dibagikan. Kemudian para siswa kembali ke ruang kelas untuk mengisi postest sebagai tolak ukur pemahaman materi dan hands on yang telah dilakukan. Kegiatan ditutup dengan para siswa mengisi IKM sebagai indikator kepuasan dan keberhasilan program kegiatan.

Sebagai hasil dari kegiatan ini, siswa SMA Brawijaya Smart School menjadi paham tentang pemeriksaan kualitas sperma secara mikroskopis melalui aspek motilitas dan viabilitasnya. Dengan demikian, diharapkan melalui kegiatan KKN Pengabdian Masyarakat ini dapat tercapai pembentukan karakter unggul sejak dini sehingga membantu para guru dalam proses belajar mengajar. Pemahaman yang dicapai para siswa selama proses belajar juga diharapkan dapat membawa dampak untuk bisa meningkatkan produksi ternak di Indonesia di masa depan.